Hafal Kitab Aqidatul Awwam
Pembacaan nadzom Aqidatul Awwam dilaksanakan 2 kali dalam sepekan. Pembacaan nadzom kitab Aqidatul Awwam bertujuan untuk memperkenalkan dan menanamkan dasar-dasar akidah Islam kepada siswa sejak dini. Melalui pembiasaan membaca nadzom ini, siswa diharapkan dapat menghafal dan memahami pokok-pokok keimanan, mengenal sifat-sifat Allah SWT dan Rasul-Nya, serta memperkuat keyakinan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, kegiatan ini juga membantu melestarikan tradisi keilmuan Islam serta membentuk karakter siswa yang berakidah kuat dan berakhlak mulia.
Program Lainnya
Aplikasi Pendidikan Agama Islam
SMP NU Pakis memiliki program unggulan yang bertujuan membentuk peserta didik yang berprestasi, berakhlakul karimah, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Program ini diwujudkan melalui aplikasi Pendidikan Agama Islam yang dirancang sebagai media pembelajaran yang interaktif dan mudah dipahami untuk membantu peserta didik dalam mempelajari materi ibadah sehari-hari sesuai dengan syariat Islam. Materi yang disajikan mencakup thaharah (bersuci), pengertian dan macam-macam najis beserta cara mensucikannya, istinja, tata cara wudlu, mandi wajib, tayamum, serta pembahasan mengenai haid dan nifas. Selain itu, aplikasi ini juga memuat materi tentang sholat, mulai dari pengertian, syarat, rukun, bacaan, hingga tata cara pelaksanaannya yang benar. Melalui praktik aplikasi pendidikan agama Islam, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap hukum-hukum fikih ibadah serta menumbuhkan kebiasaan beribadah yang sesuai dengan tuntunan agama. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai dan praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari secara benar dan bertanggung jawab.
Pengajian Kitab Sulam Taufiq dan Sholawat Simtudduror
Pengajian Kitab Sulam Taufiq dan pembacaan sholawat Simtudduror dilakukan pada hari Sabtu setelah pelaksanaan sholat dluha yang merupakan wujud cinta dan kasih kepada Baginda Nabi Muhammad SAW sekaligus sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui kegiatan ini, siswa dibiasakan untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, memperkuat kecintaan terhadap ajaran Islam, serta membangun karakter yang religius dan berakhlakul karimah.